Penjajakan Kerja Sama Prodi Biologi Universitas Sari Mulia dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Selatan
Banjarmasin, 3 September 2026 — Program Studi Sarjana Biologi, Fakultas Kedokteran Hewan dan Biosains, Universitas Sari Mulia melakukan penjajakan kerja sama dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Selatan pada Kamis, 3 September 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan antara Universitas Sari Mulia dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Selatan sekaligus menjajaki peluang kerja sama yang akan ditindaklanjuti melalui penyusunan Memorandum of Understanding (MoU).
Kegiatan penjajakan kerja sama tersebut dihadiri oleh Kepala Karantina Kalimantan Selatan, Erwin A. M. Dabukke, bersama jajaran Universitas Sari Mulia, yaitu Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Hewan dan Biosains, Novita Dewi Iswandari, S.Si.T., M.Kes., Wakil Dekan II, Bayu Hari Mukti, S.Hut., M.Si., Ketua Program Studi Sarjana Kedokteran Hewan, drh. Irfan Alias Kendek, M.Si., serta Ketua Program Studi Sarjana Biologi, Dewi Kartika Sari, S.Si., M.Sc.

Penjajakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Kedokteran Hewan dan Biosains Universitas Sari Mulia dalam memperluas jejaring kemitraan dengan instansi dan lembaga yang memiliki keterkaitan dengan bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan kompetensi mahasiswa.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas potensi dan ruang lingkup kerja sama yang dapat dikembangkan. Penjajakan diarahkan untuk membuka peluang kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Bagi Program Studi Sarjana Biologi, kerja sama dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Selatan memiliki relevansi dalam mendukung pengembangan pembelajaran yang lebih aplikatif. Mahasiswa dapat memperoleh kesempatan untuk mengenal penerapan ilmu biologi dalam bidang karantina, perlindungan sumber daya hayati, serta pengawasan terhadap lalu lintas hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya.
Selain mendukung proses pembelajaran, kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan berbagai kegiatan, seperti magang mahasiswa, pembelajaran lapangan, penelitian kolaboratif, kegiatan praktikum, pengembangan kompetensi, serta pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan kedua pihak.
Penjajakan kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari hubungan kelembagaan yang berkelanjutan antara Universitas Sari Mulia dan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Selatan. Rencana kerja sama melalui MoU selanjutnya diharapkan dapat menjadi landasan dalam mengembangkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi institusi, dosen, mahasiswa, mitra, dan masyarakat.
Melalui penguatan jejaring kemitraan, Fakultas Kedokteran Hewan dan Biosains Universitas Sari Mulia terus berupaya menciptakan ruang kolaborasi yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan penelitian, serta peningkatan kompetensi lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.
